Author: Anis SY pada : 14 Maret 2009
Kemarin sore seorang temen kantor ngasih hadiah cizzcake buatku. Dia bilang, itu hasil patungan dengan seorang temen lain. Dia bilang, itu karena dia tau aku pengin cizzcake dari kemarin. Ya ya ya, sehari sebelumnya aku memang mengatakan jangan beliin aku black forest karena aku lebih suka cizzcake. Tau nggak, yang bikin aku tersentuh karena yang ngasih itu seorang temen yang bener2 tak terduga ya.. :-)
Selain kue itu, seorang temen lain kemudian membelikan buah-buahan untuk kami makan rame2. Dan aku jadi berkomentar, “Enak banget aku ya. Mestinya kan aku yang nraktir. Ini malah orang lain yang sibuk beli macem-macem buatku.” Btw, sebelumnya aku udah ngajakin mereka makan siang bareng. Tapi karena aku nawarinnya dadakan, beberapa temen udah pesen makan siang masing2, dan beberapa temen lain udah keluar kantor untuk macam2 keperluan.
Malam harinya, seperti Jumat malam yang lain, ada kopdar bersama makhluk2 keren Batagor. Dan mereka pun jadi heran ketika di akhir acara, aku bilang aku yang membayari semua makanan yang kami makan. Humm.. mereka gak perlu tau alasannya kan. Lagipula moment sebenarnya udah lewat beberapa hari sebelumnya.. :-D
Ahh, jadi inget lagu Dewi Lestari yang ini:
'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
Tahanlah, wahai Waktu
Ada "Selamat ulang tahun"
Yang harus tiba tepat waktunya
Untuk dia yang terjaga menantiku
'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
**Tuhan, ini bukan seperti yang kuinginkan. Tapi aku percaya ini lebih baik..**
Author: Anis SY pada : 13 Maret 2009
Selasa malem lalu, aku ketemu dengan beberapa blogger untuk membahas persiapan sebuah acara bulanan. Salah satu blogger yang hadir, yang selama ini memang terkenal karena kepatuhan dia pada EYD, menceritakan tentang anak2nya. Dia bilang telah melarang anak2nya menggunakan akhiran -in, dan menyuruh mereka menggunakan akhiran -kan. (Contoh: bukan “nyerahin” tapi “nyerahkan”).
Pembicaraan beralih ke hal lain. Tentang topik, siapa pihak yang akan diundang, siapa yang bisa jadi sponsor, dll. Lalu salah seorang menyebutkan barangkali Kadin (Kamar Dagang dan Industri - red) bisa diundang untuk jadi nara sumber dan sekaligus sponsor. Dan kami pun jadi tertawa-tawa dan mengatakan bahwa sesuai aturan EYD, maka kata Kadin itu gak boleh digunakan. Yang bener adalah Kadkan. :-D
Author: Anis SY pada : 12 Maret 2009
Pernah gak sih kalian ngelakuin sesuatu yang menyebalkan, sadar bahwa itu menyebalkan, tapi tetep melakukannya?
Kalo aku sendiri, kayaknya sering banget. Menyadari bahwa hal itu menyebalkan buat orang lain, tapi tetep aja melakukannya. Kemudian menyesal karena telah melakukannya, tapi di waktu lain akan melakukannya lagi.
Aku tau percuma saja aku minta maaf. Karena itu gak akan memperbaiki apa pun.